TOUNA - Direktur Pemberdayaan Tanah Masyarakat Kementerian ATR/BPN Ir.Andry Novijandri melakukan Kunjungan kerja (Kunker) serta rapat koordinasi bersama Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Touna dalam rangka penanganan akses reforma agraria diwilayah Kabupaten Touna.
Dalam kunjungan tersebut bertempat ruang rapat eksekutif Kantor Bupati Jumat (20/5/2022) yang dihadiri oleh Sekertaris Daerah Touna Dr.Hj.Sovianur Kure,SE,M.Si, Staf Ahli Bupati Touna, Kepala Kantor Pertanahan Touna Rusli M.Mau,S.SiT, Kepala Seksi Penataan dan Pemberdayaan Kantor Pertanahan Touna Leo Baskoro,S.Si, Pimpinan PT.Agro Nusantara, beserta Kepala OPD Lingkup Pemkab Touna.
Pada kesempatan itu, Sekretaris Daerah Sovianur Kure dalam sambutannya menyampaikan bahwa semoga pertemuan dan kebersamaan kita pada hari ini akan mendapatkan berkah bimbingan serta perlindungan dari Allah SWT.
"Selaku pimpinan daerah kami mengucapkan selamat datang di Kabupaten Touna Bapak Direktur Pemberdayaan Tanah Masyarakat Kementerian Agraria dan Tata Ruang beserta rombongan dalam hal kunjungan kerja penanganan akses reforma agraria, ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kami sampaikan kepada Bapak Atas kunjungannya didaerah kami,"kata Sekda Touna Sovianur Kure.
Sekda Katakan, semoga kunjungan ini akan memberikan semangat mendapatkan hal-hal yang baik membawah berkah dan kebaikan serta dapat menguatkan tali silaturahmi antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah Kabupaten Touna, Alhamdulillah ini kunjungan kerja Bapak yang kedua kalinya yang dilakukan didaerah Kabupaten Touna.
Dimana sebelumnya, pada tahun 2021 bapak Direktur Pemberdayaan Tanah Masyarakat pernah melakukan kunjungan diwilayah Kabupaten Touna bahkan sampai di Desa Kasiala,.
"Rapat koordinasi dan diskusi ini merupakan tindak lanjut dari Perpres Nomor 86 Tahun 2018 tentang reforma agraria, pada hakikatnya reforma agraria dengan penataan kembali struktur penguasaan kepemilikan, penggunaan dan pemanfaatan tanah yang lebih berkeadilan melalui penataan akses dan disertai dengan pernyataan akses dengan kata lain melalui rapat koordinasi dan diskusi ini seluruh perangkat daerah yang hadir saya harap dapat bekerjasama secara sinergis dan berkelanjutan untuk menciptakan pemanfaatan akses yang berkeadilan demi kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Touna,"jelasnya.
Menurutnya, Kecamatan Ulubongka merupakan wilayah dengan potensi taman pangan khususnya tanaman jagung yang sangat baik, sehingga ditetapkannya sebagai play projek reforma agraria tidak hanya membantu legalitas hukum disektor Pertahanan tapi juga dapat menjadi ajang kompetensi untuk mengekspor potensi sumberdaya alam diwilayahnya.
"Dengan adanya program akses reforma agraria ini Pemerintah Daerah telah berhasil merealisasikan pembukaan jalan dari Desa Paranonge kedesa Kasiala sepanjang 20 kilometer yang saat ini sudah sampai di Dusun Linte Desa Tangkibangke dan kemudian pembukaannya dilanjutkan pada tahun ini sampai didesa Kasiala,"ujarnya.(ANTO)